Simak 3 Teknik Mancing Ikan Cucut yang Mantap

Ikan cucut (Tylosurus spp) ialah ikan laut yang mempunyai tubuh sangat panjang dengan ekspresi yang lebar dan kedua rahang yang membentuk paruh. Tubuh atasnya berwarna biru kehijauan, tubuh bawahnya berkelir putih, serta terdapat garis putih perak di bab tengahnya. Ikan yang termasuk ke dalam keluarga Belonidae ini merupakan ikan predator buas yang gemar memangsa ikan-ikan kecil yang hidup di permukaan air. Di beberapa daerah, ikan cucut juga dikenal sebagai ikan rejung, ikan cendro, ikan kajang, ikan saku, dan ikan kacangan.

Para hobiis biasanya memancing ikan cucut untuk mengisi waktu senggang sebelum datang angin muson barat. Ikan ini umumnya hidup secara berkelompok di perairan yang damai dan tidak berombak. Selain memancing dari bibir pantai, para fisher juga kerap menggunakan kapal untuk membantu berburu ikan cucut ini sampai ke tengah laut.

 ialah ikan laut yang mempunyai tubuh sangat panjang dengan ekspresi yang lebar dan kedua ra Simak 3 Teknik Mancing Ikan Cucut yang Mantap

Berikut ini teknik-teknik yang mampu Anda coba untuk memancing ikan cucut di laut lepas, antara lain :

  1. Pada teknik mancing yang pertama ini, siapkan joran teleskopic yang telah dilengkapi reel empang dan line leader. Kemudian pasang pelampung sebanyak 5-10 buah di ujung tali pancing dengan jarak sekitar 15-20 cm. Jangan lupa, pasang juga kail kecil (carbon 3) yang dihubungkan oleh dropper knot di samping masing-masing pelampung. Untuk umpannya, Anda mampu memakai cacing laut, udang hidup, atau belahan ikan.

    Cara mancingnya, lemparkan mata pancing sejauh mungkin ke tengah laut. Saat Anda mencicipi terjadi strike pertama, jangan eksklusif menarik joran. Tunggu selama beberapa dikala semoga ikan-ikan cucut yang lain pun ikut memangsa umpan. Setelah dirasa umpan telah dimakan ikan, saatnya Anda menggulung tali senar.

  2. Karena ikan cucut lebih suka tinggal di perairan yang tenang, Anda perlu melempar umpan cukup jauh ke tengah laut semoga mampu menarik perhatian ikan ini. Disarankan pasanglah pelampung yang berat supaya jarak lemparan Anda mampu lebih bertambah. Pelampung yang digunakan sebaiknya terdiri atas 1 pelampung induk dan 2 pelampung kecil. Saat umpan digondol ikan cucut, pelampung induk akan tetap membisu alasannya ialah line mampu mengalir di dalamnya, sedangkan pelampung kecil akan turut terbawa ikan.

    Ketika terjadi strike, biarkan reel tetap dalam kondisi terbuka sehingga tali mampu terulur terus tanpa hambatan. Apabila dari kejauhan terlihat ikan cucut tersebut meloncat ke udara, artinya umpan sudah tertelan masuk ke dalam mulutnya. Kini saatnya Anda menyentak dan menggulung line untuk menikmati hasil tangkapan Anda.

  3. Teknik yang ketiga ini paling cocok diterapkan di laut yang memiliki pantai berkarang. Gunakan umpan tembang, udang, atau ikan kecil yang masih hidup. Pasang umpan di mata pancing nomor 7 atau 8 dengan mengaitkan kail di atas ekor si umpan tadi. Harapannya umpan hidup ini akan berenang menuju ke tengah lautan sehingga potensi strike-nya lebih besar. Perlu diketahu, ikan cucut paling doyan memangsa ikan yang kondisinya sudah cukup lemah.

Advertisements