Simak 9 Tips Memancing Ikan Belanak yang Jitu

Butuh tips yang jitu untuk memancing ikan belanak? Di kalangan mancing mania, ikan belanak dikenal cukup sulit dipancing lantaran senang hidup secara bergerombol. Habitat ikan ini juga biasanya terletak di lingkungan perairan muara sungai yang mempunyai deburan ombak cukup kuat. Oleh karena itu, diharapkan keahlian tersendiri untuk dapat menangkap ikan ini dengan mata kail.

Spot yang paling sempurna untuk memancing ikan belanak yaitu area sungai yang berdekatan dengan muara. Ketika sudah menemukan titik yang dianggap ada ikan belanaknya, Anda tidak perlu bersusah-payah lagi mencari tempat yang lain. Sebab ikan ini akan selalu bergerombol. Kaprikornus kemungkinan besar letak ikan belanak yang satu selalu berdekatan dengan ikan-ikan belanak lainnya.

Butuh tips yang jitu untuk memancing ikan belanak Simak 9 Tips Memancing Ikan Belanak yang Jitu

Salam Mancing Mania Di bawah ini tips-tips yang mampu Anda coba untuk memancing ikan belanak semoga balasannya memuaskan!

Salam Mancing Mania 1. Penyesuaian Terhadap Kondisi Spot

Setelah Anda menemukan letak pemancingan yang dirasa paling ideal, perhatikan kondisinya. Biasanya ikan belanak aktif mencari makanan ketika perairannya jernih. Tetapi jikalau air tampak keruh, Anda mampu membuat ikan aktif dengan cara memperlihatkan umpan yang beraroma berpengaruh sehingga tidak kalah dengan bacin lumpur. Usahakan pula umpan tersebut dilemparkan ke spot yang tidak terlalu dalam.

Salam Mancing Mania 2. Pemilihan Umpan yang Variatif

Ikan belanak terbilang ikan yang doyan makan. Namun untuk membuatnya selalu merasa penasaran coba gunakanlah umpan yang bervariasi. Kami pernah menyarankan beberapa resep umpan ikan belanak di sini. Jangan sungkan untuk mencoba umpan tersebut satu per satu semoga Anda mampu mengetahui umpan mana yang paling jitu.

Salam Mancing Mania 3. Pakai Joran Medium-Low Action

Untuk menerima ikan belanak, paling pas bila kita menggunakan joran yang bertipe medium-low action. Apa sebabnya? Karakteristiknya yang lentur memungkinkan kita dapat mengetahui kalau umpan sudah disambar ikan belanak dengan mudah. Contoh-contoh joran yang termasuk dalam kategori ini yaitu joran tegek, joran spinning, dan joran teleskopik.

Salam Mancing Mania 4. Gunakan Senar Berdiameter 0,18-0,22

Senar yang memiliki diameter 0,18 hingga 0,22 mempermudah kita dalam mendeteksi apakah umpan sudah dimakan ikan belanak atau belum. Kaprikornus pastikan Anda menggunakan sinar yang ukuran diameternya ada di kisaran ini. Hindari memakai senar yang besar karena mudah terbawa arus air sehingga posisinya sulit diatur supaya tetap tegak.

Salam Mancing Mania 5. Pasang Reel Ukuran 2000-4000

Anda tidak harus memasang reel ketika ingin memancing ikan belanak. Hal ini tergantung selera saja, apakah Anda memakai tegek atau reel. Jika Anda menggunakannya, disarankan pilihlah reel yang berukuran 2000 hingga 4000.

Salam Mancing Mania 6. Manfaatkan Kail Nomor 4, 5, 6, atau 7

Biasanya masing-masing produsen kail mempunyai standar tersembunyi dalam menentukan ukuran nomor kail buatannya. Nah, untuk berjaga-jaga, Anda mampu membawa kail nomor 4, 5, 6, dan 7. Pemilihan kail juga perlu diadaptasi dengan perkiraan ukuran rata-rata ikan belanak di spot.

Salam Mancing Mania 7. Lengkapi dengan Timah yang Berbobot 20-35 gram

Mengingat habitat ikan belanak terletak di muara sungai yang beraliran deras, wajib hukumnya melengkapi mata pancing kita dengan timah. Sehingga posisi umpan pun mampu lebih bertahan di tempatnya dan tidak terbawa arus. Kami merekomendasikan pakailah timah yang bobotnya cukup berat sekita 20 hingga 25 gram untuk perairan berarus sedang dan timah seberat 30-35 gram untuk perairan berarus kuat. Ingat, tidak usah memasang pelampung ya.

Salam Mancing Mania 8. Rangkaian Pancing dengan Kail Ombyok

Paling pas jikalau memancing ikan belanak menggunakan rangkaian pancing dengan kail ombyok. Reel mampu dilengkapi dengan 6-7 kail sekaligus, sedangkan tegek dapat dipasangi 12-13 mata kail. Sesuaikan ukuran kail dengan umpan yang digunakan.

Salam Mancing Mania 9. Terapkan Teknik Memancing yang Tepat

Lemparkan umpan di satu titik yang Anda anggap ada ikan belanaknya dan jangan berpindah-pindah untuk beberapa lama. Setelah Anda menerima strike untuk pertamakali berarti sudah dipastikan banyak ikan belanak yang terdapat di titik tersebut. Usahakan jarak lemparan kail sekitar 30-40 persen dari lebar sungai. Sebelum kail dilemparkan, cobalah untuk melemparkan umpan terlebih dahulu semoga ikan-ikan belanak berkumpul.

Advertisements

Simak 4 Tips Memelihara Ikan Buntal Air Tawar

Bagaimana tips memelihara ikan buntal air tawar? Ikan buntal dikenal sebagai ikan hias yang unik alasannya ialah memiliki badan yang bisa menggelembung. Dari sekian banyak spesies ikan buntal yang ada, ikan buntal air tawar lebih mudah dipelihara daripada ikan buntal air laut alasannya ialah mempunyai daya tahan badan yang lebih baik.

Ikan buntal air tawar terutama Green Spotted Puffer Fish merupakan spesies ikan buntal yang berasal dari Indonesia. Ikan berukuran rata-rata 4,5 cm ini banyak ditemukan di Sungai Sambas, Kalimantan Barat dan Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan. Ikan buntal biasanya hidup di lingkungan perairan yang memiliki vegetasi yang terendam.

Bagaimana tips memelihara ikan buntal air tawar Simak 4 Tips Memelihara Ikan Buntal Air Tawar

Salam Mancing Mania Apakah Anda juga tertarik untuk memelihara ikan buntal? Jika iya, cobalah kiat-kiat dari kami berikut ini!

Salam Mancing Mania 1. Atur Ekosistem Akuarium Mendekati Aslinya

Seperti kita tahu, setiap makhluk hidup memiliki kecenderungan untuk menyenangi ekosistem tertentu. Begitu pun dengan ikan buntal yang menyukai perairan dengan kadar keasaman sekitar 6-7. Ikan ini juga bisa hidup dengan baik di dalam lingkungan air yang bertemperatur antara 24 hingga 28 derajat celcius. Usahakan akuarium sebaiknya diisi pula dengan tanaman-tanaman air sehingga kondisi di dalamnya cukup rimbun.

Salam Mancing Mania 2. Berikan Pakan yang Tepat

Pakan yang diberikan kepada ikan buntal harus bisa memenuhi kebutuhan nutrisi dan mendukung pertumbuhannya. Ikan ini cenderung lebih menyukai pakan yang masih hidup ketimbang yang telah mati. Sehari-hari Anda bisa memberikannya pakan berupa cacing darah. Sesekali dianjurkan pula untuk mengumpankan siput kecil guna mencegah gigi ikan buntal tumbuh terlalu panjang.

Salam Mancing Mania 3. Rilis Ikan Buntal Satu per Satu

Tahukah Anda, ikan buntal merupakan ikan yang sangat menjaga teritorialnya. Ikan ini kerapkali terlihat menyerang ikan-ikan lain yang dianggap mengganggu. Makara pemeliharaan ikan buntal sebaiknya dilakukan menyerupai mirip ikan cupang yakni menempatkan setiap ikan di akuarium yang berbeda-beda. Namun kalau Anda mempunyai akuarium yang berukuran besar, Anda bisa melengkapinya dengan tempat-tempat persembunyian yang cukup banyak. Kemudian memasukkan beberapa ekor ikan buntal ke dalamnya.

Salam Mancing Mania 4. Bersihkan Akuarium secara Rutin

Sejatinya, pada dikala Anda merawat ikan di akuarium, Anda sedang merawat air di dalamnya. Yap, kebersihan air menjadi faktor terpenting yang menentukan keberhasilan Anda dalam memelihara ikan buntal. Akuarium sebaiknya dibersihkan setiap 2 ahad sekali hingga tuntas. Jemur pula akuarium tersebut di bawah terik matahari eksklusif biar kuman dan basil di dalamnya mati.

Simak Ini Dia 3 Ciri Khusus Ikan Buntal

Apa sajakah ciri khusus yang dimiliki oleh ikan buntal? Ikan buntal (Tetraodontidae) merupakan salah satu famili dari ikan yang berhabitat di muara dan laut. Sepintas ikan ini mempunyai rupa yang menyerupai mirip ikan landak. Bedanya, ikan buntal dilengkapi dengan tulang belakang yang tipis dan tersembunyi. Itulah kenapa ikan ini bisa menggelembungkan badannya sendiri.

Sudah menjadi diam-diam umum bila ikan buntal disebut-sebut sebagai vertebrata paling beracun di dunia setelah katak racun emas. Ikan ini mempunyai racun yang mematikan di duri serta kulitnya. Dan bab yang paling beracun dari ikan ini terdapat di dalam hatinya.

Apa sajakah ciri khusus yang dimiliki oleh ikan buntal Simak Ini Dia 3 Ciri Khusus Ikan Buntal

Saat ini, setidaknya ada sekitar 121 spesies ikan buntal yang terbagi ke dalam 20 genera yang tersebar di seluruh pecahan dunia. Ikan ini umumnya bertempat tinggal di lingkungan perairan tropis, jarang di perairan subtropis, dan tidak ada di perairan dingin. Ikan buntal cenderung mempunyai tubuh yang berukuran kecil hingga sedang, walaupun beberapa spesies ada pula yang panjangnya mencapai 1 meter.

Salam Mancing Mania Di bawah ini ciri-ciri khusus dari ikan buntal, antara lain :

Salam Mancing Mania 1. Dapat Menggelembungkan Diri

Ciri khusus yang dimiliki oleh ikan buntal dan tidak bisa dilakukan oleh ikan-ikan yang lainnya yaitu dapat menggelembungkan diri. Tujuannya yaitu untuk menakuti-nakuti musuhnya lewat posturnya yang bertambah besar dan diselubungi oleh duri-duri yang mengerikan. Kenapa ikan buntal bisa menggelembung? Hal ini terjadi lantaran ikan ini mempunyai kulit yang sangat elastis, tidak memiliki tulang rusuk, dan tulang belakangnya juga bisa melengkung menyerupai busur. Kaprikornus dikala ia memasukkan air ke dalam tubuhnya, maka ukurannya pun akan membesar hingga 2-3 kali lipat dari postur normal.

Salam Mancing Mania 2. Diselubungi oleh Duri Beracun

Salah satu karakteristik ikan buntal secara morfologi yaitu memiliki tubuh yang diselubungi oleh duri, terutama bab punggungnya. Bahkan duri ikan ini juga mengandung racun yang sangat mematikan. Reaksi dari racun ikan buntal ini menyerupai sianida yang bisa menjadikan korbannya kekurangan oksigen dan mengalami sesak pernapasan.

Salam Mancing Mania 3. Merupakan Ikan Karnivora

Ikan buntal termasuk salah satu binatang karnivora. Artinya, ikan ini hanya memakan daging dari hewan-hewan yang berukuran lebih kecil saja. Biasanya ikan buntal senang memangsa ikan-ikan kecil, cacing-cacingan, siput, dan udang.

Simak Nih, 4 Cara Mancing Ikan Tuna yang Lengkap!

Bagaimana cara mancing ikan tuna yang ampuh, men? Ikan tuna merupakan salah satu ikan yang paling diincar oleh para pemancing lantaran tenaganya yang sangat berpengaruh bisa menciptakan sensasi tarikan tersendiri. Apalagi rata-rata ikan tuna memiliki ukuran dan bobot yang besar sekali. Siapa coba yang tidak gembira bila berhasil menaklukan ikan seberat lebih dari 100 kg?

Karena alasan-alasan itulah banyak dari kalangan mancing mania yang tak ragu untuk memburu ikan ini sampai ke tengah lautan lepas. Namun untuk menerima ikan tuna ternyata tidak semudah yang disangka. Tentu dengan berbekal peralatan memancing yang telah diperhitungkan secara matang, peluang akhirnya pun akan lebih maksimal.

Bagaimana cara mancing ikan tuna yang ampuh Simak Nih, 4 Cara Mancing Ikan Tuna yang Lengkap!

Tahukah Anda, ikan tuna cenderung memilih tinggal di perairan yang memiliki daerah luas dengan dasar berkarang. Pada lingkungan ini biasanya terdapat banyak pakan yang tersedia bagi ikan tuna ibarat cumi-cumi, ikan teri, ikan kembung, dan sebagainya. Kaprikornus inilah spot yang terbaik untuk menemukan ikan tuna.

Berikut ini peralatan yang bisa dipakai untuk memancing ikan tuna. Ingat, Anda bisa menerima alat-alat pancing yang berkualitas terbaik hanya di Toko AlatPerabotan.com.

Salam Mancing Mania

  1. Joran khusus untuk teknik trolling
  2. Joran khusus untuk teknik jigging
  3. Line atau tali pancing
  4. Reel atau penggulung tali pancing

Salam Mancing Mania Di bawah ini teknik-teknik yang bisa diaplikasikan ketika memancing ikan tuna!

Salam Mancing Mania 1. Teknik Trolling

Biasanya ikan tuna senang bergerombol dengan kawanan ikan lumba-lumba. Kaprikornus ketika Anda melihat sekawanan lumba-lumba, itulah waktu yang paling sempurna untuk menurunkan kail. Anda bisa menggunakan umpan berupa squid tiruan alias cumi-cumi palsu yang terbuat dari karet dan pemberat. Letakkan umpan ini di kedalaman yang berkisar antara 30-80 meter. Kemudian umpan tersebut ditarik-ulur sedemikian rupa biar ikan tuna tertarik untuk memakannya.

Teknik trolling paling pas dilakukan pada waktu malam hari. Sebelumnya perairan di sekitar kapal perlu diterangi lampu genset atau lampu karam untuk menarik perhatian ikan-ikan kecil berkumpul di sekitarnya. Cepat atau lambat biasanya ikan lumba-lumba juga akan segera mendekati wilayah perairan tersebut. Perhatikan dengan seksama bila itu merupakan lumba-lumba hitam berbintik-bintik, maka besar kemungkinan ada gerombolan ikan tuna yang juga mengikutinya.

Salam Mancing Mania 2. Teknik Jigging

Untuk memancing ikan tuna dengan teknik jigging, Anda bisa memanfaatkan joran yang berukuran pe 4-6, pe 6-8, atau pe 8-10. Anda juga membutuhkan reel ukuran 10.000-30.000 dan usahakan pilih yang sanggup menampung PE banyak mengingat ikan tuna termasuk tipe perenang cepat. Selain itu, untuk hook/mata pancing yang diperlukan, Anda bisa memakai hook berkuran 0/11 atau lebih.

Disarankan lengkapi peralatan Anda dengan metal jig yang diubahsuaikan dengan kondisi perairan. Kemudian turunkan metal jig tersebut ke dalam perairan dengan kedalaman sekitar 80 sampai 100 meter. Paling ampuh, mancing ikan tuna dengan teknik trolling menggunakan umpan berupa ikan bandeng yang masih hidup.

Salam Mancing Mania 3. Teknik Koncer

Persiapan untuk teknik koncer, Anda bisa mengandalkan joran jigging yang dilengkapi reel berukuran PE 4-600 meter. Opsi lainnya pakai joran trolling dengan kapasitas mono line 80 lbs dan minimal 600 meter. Sedangkan untuk kailnya, pakai hook yang berukuran 0/11 atau lebih.

Apabila Anda ingin membuat rangkaian dua mata kail atau lebih, buatlah bentuk rangkaiannya ibarat ketika hendak mancing ikan tenggiri dan tidak perlu menggunakan seling atau neklin. Biasanya rangkaian dua mata kail ini diterapkan untuk teknik koncer memakai umpan mati. Sementara untuk satu mata kail, Anda bisa memasang kail di lisan umpan. Adapun umpan yang jitu untuk teknik koncer antara lain ikan tongkol, ikan cakalang, dan cumi-cumi.

Salam Mancing Mania 4. Teknik Handline

Salah satu teknik mancing yang cukup menantang yakni handline. Ketika ingin memburu ikan tuna dengan teknik ini, Anda bisa membawa senjata metal jig yang berukuran 400-600 gram. Teknik handline dilakukan dengan menarik tali pancing secepat-cepatnya kemudian diturunkan lagi. Begitu seterusnya sampai didapatkan ikan tuna yang memangsa umpan kita.

Simak Huhate, Teknik Mancing Ikan Cakalang yang Unik

Tahukah Anda, teknik mancing yang biasanya diterapkan untuk menangkap ikan cakalang agak berbeda dengan teknik-teknik yang lainnya. Pada teknik ini, kita sama sekali tidak memasang umpan pada kail, melainkan umpan hidup tersebut ditebar di sekitar kapal. Tujuannya untuk menarik perhatian ikan cakalang datang mendekat, meningkatkan nafsu makannya, dan merangsang ikan biar terbiasa menyambar umpan. Setelah jumlah ikan yang berkumpul semakin banyak dan semakin berangasan memakan umpan, maka segera dijatuhkanlah mata pancing yang tidak beringsang dan tanpa umpan.

Pada dasarnya, huhate merupakan alat pancing yang pas dipakai untuk memancing ikan-ikan yang hidup secara berkelompok dan ganas melahap umpan ibarat ikan tuna, cakalang, dan tongkol. Bagian-bagian alat pancing ini terdiri atas joran, tali, dan kail. Uniknya, kail tersebut tidak berkait terbalik sehingga ikan tangkapan mudah dilepas. Kail ini juga ditutupi dengan bulu ayam atau tali rafia untuk menyamarkan keberadaannya.

 teknik mancing yang biasanya diterapkan untuk menangkap ikan cakalang agak berbeda dengan Simak Huhate, Teknik Mancing Ikan Cakalang yang Unik

Kapal yang digunakan untuk memancing dengan huhate sudah dimodifikasi sedemikian rupa. Bagian haluan dibuat menjadi lebih panjang untuk mempermudah para pemancing duduk di tepinya. Pada bab lambung diletakkan alat sprayer untuk menyemprotkan air sehingga kondisi di sekitar kapal lebih jernih. Sedangkan daerah penyimpanan umpan berupa ikat hidup ditaruh di dalam dek.

Salam Mancing Mania Apa saja peralatan yang diharapkan untuk memancing ikan cakalang?

Salam Mancing Mania

  1. Joran : Nelayan tradisional umumnya masih menggunakan joran bambu/galah. Batang bambu yang dipilih berasal dari jenis bambu kuning dan sudah berumur cukup renta sehingga memiliki daya elastisitas yang baik. Panjang joran sekitar 2-2,5 m dengan diameter pangkal 3-4 cm dan diameter ujung 1-1,5 cm.
  2. Tali Primer : Tali utama terbuat dari materi sintesis atau polyethylene. Panjangnya berkisar antara 1,5-2 m tergantung teknik pemancingan, panjang joran, tinggi haluan kapal, dan jarak penyemprotan air. Adapun diameter tali tersebut yakni 2,5 cm dengan nomor tali 7.
  3. Tali Sekunder : Tali sekunder berfungsi untuk mencegah kail terputus dari tali primer akhir gigitan ikan. Tali pembantu main line ini terbuat dari monofilament berupa tasi yang mempunyai warna putih. Panjang tali sekunder yang diharapkan sekitar 20-25 cm.
  4. Kail : Mata pancing yang dipakai untuk memburu ikan cakalang ialah kail yang tidak berkait balik. Biasanya, nelayan menggunakan kail yang bernomor 2,5-2,8. Kail dilengkapi dengan timah silinder yang memiliki panjang 2 cm dan diameter 8 mm. Pasang juga bulu ayam atau tali rafia di mata kail sebagai umpan tiruan sekaligus menyamarkan keberadaannya.

Salam Mancing Mania Punya pengalaman mancing ikan cakalang? Share di sini ya!

Simak Cara Mancing Ikan Belanak dengan Botol Plastik

Memang mampu ya mancing ikan belanak dengan botol plastik? Jawabannya mampu banget! Bahkan ternyata teknik memancing yang unik ini sudah ramai sekali diterapkan oleh masyarakat di Kepulauan Riau dan sekitarnya. Penasaran bagaimanakah cara melakukannya?

Memang mampu ya mancing ikan belanak dengan botol plastik Simak Cara Mancing Ikan Belanak dengan Botol Plastik

Pada dasarnya, proses pemancingan ikan belanak memakai botol plastik dilakukan dengan menimbulkan botol tersebut sebagai perangkap. Sebelumnya botol plastik ini dibentuk sedemikian rupa biar ikan-ikan belanak mudah masuk ke dalamnya, tetapi sulit untuk mampu keluar lagi. Jangan lupa taruh juga umpan untuk menarik perhatian ikan belanak yang kita incar.

Jadi ketika ikan belanak melihat umpan yang terdapat di dalam botol tadi, ikan tersebut akan memasuki botol dan memangsanya. Namun alasannya lebar botol yang sempit ia tidak mampu membalikkan tubuh untuk kabur. Pun kita tahu bahwa tidak ada ikan belanak yang mampu berenang mundur. Nah, peran kita tinggal mengangkat botol yang sudah kemasukan ikan belanak tersebut. Mudah sekali kan?

Salam Mancing Mania Berikut panduan membuat perangkap dari botol plastik untuk memancing ikan belanak.

Salam Mancing Mania Alat dan Bahan :

Salam Mancing Mania

  • Botol plastik bekas air mineral atau larutan penyegar
  • Cutter
  • Senar tali pancing
  • Potongan karet bekas sandal
  • Pemberat dari timah atau besi
  • Tepung terigu sebagai umpan
  • Joran (opsional)

Salam Mancing Mania Cara Membuat :

Salam Mancing Mania

  1. Potong seluruh bab belakang/bawah botol plastik. Bagian ini nantinya akan menjadi lubang masuk perangkap. Disarankan menggunakan botol larutan penyegar alasannya memiliki tubuh yang ramping dan memanjang.
  2. Buatlah empat titik lubang di bab ujung bawah botol. Lalu pasang senar tali pancing ke dalam lubang tersebut dan hubungkan. Adapun fungsi dari tali ini untuk mempermudah kita dalam menarik dan mengangkat perangkap botol.
  3. Pasang pelampung dari cuilan karet bekas sandal di salah satu sisi samping botol. Usahakan panjang tali pelampung diadaptasi dengan kedalaman botol yang diinginkan. Kemudian pasang juga pemberat di sisi samping yang berlawanan. Dengan dilengkapi pelampung dan pemberat ini maka posisi perangkap botol akan lebih mantap.
  4. Buat lubang-lubang susukan air di beberapa samping botol plastik tersebut. Tujuannya untuk membuang air yang terjebak di dalamnya sehingga botol akan terasa lebih ringan dikala diangkat. Anda tidak perlu membuat lubang yang memiliki ukuran diameter terlalu besar, cukup sekitar 1 cm.
  5. Sebagai umpan mancing ikan belanak, Anda mampu memanfaatkan tepung terigu tanpa campuran apapun. Umpan ini dimasukkan ke dalam botol sesaat ketika perangkap akan dirilis ke area pemacingan.

Salam Mancing Mania Langkah-langkah :

Salam Mancing Mania

  1. Masukkan 1 sdm tepung terigu ke dalam botol perangkap, lalu tambahkan air sedikit saja. Aduk supaya adonan umpan ini tercampur rata dan tepung pun mengental. Tambahkan 1 sdm tepung terigu lagi.
  2. Letakkan perangkap ini di titik-titik area pemancingan yang sekiranya terdapat ikan belanak. Masukkan dengan hati-hati jangan hingga umpan di dalamnya terlalu banyak menyebar keluar.
  3. Pada dikala joran yang terhubung ke botol terasa bergetar, tandanya ada ikan yang terjebak di dalamnya. Segera saja angkat perangkap tersebut dan ambil ikan belanak yang terjerat di dalamnya

Salam Mancing Mania Semoga bemanfaat!

Simak 3 Teknik Mancing Ikan Cucut yang Mantap

Ikan cucut (Tylosurus spp) ialah ikan laut yang mempunyai tubuh sangat panjang dengan ekspresi yang lebar dan kedua rahang yang membentuk paruh. Tubuh atasnya berwarna biru kehijauan, tubuh bawahnya berkelir putih, serta terdapat garis putih perak di bab tengahnya. Ikan yang termasuk ke dalam keluarga Belonidae ini merupakan ikan predator buas yang gemar memangsa ikan-ikan kecil yang hidup di permukaan air. Di beberapa daerah, ikan cucut juga dikenal sebagai ikan rejung, ikan cendro, ikan kajang, ikan saku, dan ikan kacangan.

Para hobiis biasanya memancing ikan cucut untuk mengisi waktu senggang sebelum datang angin muson barat. Ikan ini umumnya hidup secara berkelompok di perairan yang damai dan tidak berombak. Selain memancing dari bibir pantai, para fisher juga kerap menggunakan kapal untuk membantu berburu ikan cucut ini sampai ke tengah laut.

 ialah ikan laut yang mempunyai tubuh sangat panjang dengan ekspresi yang lebar dan kedua ra Simak 3 Teknik Mancing Ikan Cucut yang Mantap

Berikut ini teknik-teknik yang mampu Anda coba untuk memancing ikan cucut di laut lepas, antara lain :

  1. Pada teknik mancing yang pertama ini, siapkan joran teleskopic yang telah dilengkapi reel empang dan line leader. Kemudian pasang pelampung sebanyak 5-10 buah di ujung tali pancing dengan jarak sekitar 15-20 cm. Jangan lupa, pasang juga kail kecil (carbon 3) yang dihubungkan oleh dropper knot di samping masing-masing pelampung. Untuk umpannya, Anda mampu memakai cacing laut, udang hidup, atau belahan ikan.

    Cara mancingnya, lemparkan mata pancing sejauh mungkin ke tengah laut. Saat Anda mencicipi terjadi strike pertama, jangan eksklusif menarik joran. Tunggu selama beberapa dikala semoga ikan-ikan cucut yang lain pun ikut memangsa umpan. Setelah dirasa umpan telah dimakan ikan, saatnya Anda menggulung tali senar.

  2. Karena ikan cucut lebih suka tinggal di perairan yang tenang, Anda perlu melempar umpan cukup jauh ke tengah laut semoga mampu menarik perhatian ikan ini. Disarankan pasanglah pelampung yang berat supaya jarak lemparan Anda mampu lebih bertambah. Pelampung yang digunakan sebaiknya terdiri atas 1 pelampung induk dan 2 pelampung kecil. Saat umpan digondol ikan cucut, pelampung induk akan tetap membisu alasannya ialah line mampu mengalir di dalamnya, sedangkan pelampung kecil akan turut terbawa ikan.

    Ketika terjadi strike, biarkan reel tetap dalam kondisi terbuka sehingga tali mampu terulur terus tanpa hambatan. Apabila dari kejauhan terlihat ikan cucut tersebut meloncat ke udara, artinya umpan sudah tertelan masuk ke dalam mulutnya. Kini saatnya Anda menyentak dan menggulung line untuk menikmati hasil tangkapan Anda.

  3. Teknik yang ketiga ini paling cocok diterapkan di laut yang memiliki pantai berkarang. Gunakan umpan tembang, udang, atau ikan kecil yang masih hidup. Pasang umpan di mata pancing nomor 7 atau 8 dengan mengaitkan kail di atas ekor si umpan tadi. Harapannya umpan hidup ini akan berenang menuju ke tengah lautan sehingga potensi strike-nya lebih besar. Perlu diketahu, ikan cucut paling doyan memangsa ikan yang kondisinya sudah cukup lemah.