Tag: Budidaya

Simak 6 Trik Sukses Budidaya Ikan Hiu Hias

Apakah Anda tertarik membudidayakan ikan hiu hias? Meskipun kelihatannya ganas, ternyata ikan hiu mampu juga lho dibudidayakan sebagai ikan hias. Malahan peminat ikan ini pun terbilang cukup banyak. Umumnya para penggemar ikan hiu hias berasal dari kalangan hobiis yang menginginkan koleksi unik dan lain daripada biasanya.

Apakah Anda tertarik membudidayakan ikan hiu hias Simak 6 Trik Sukses Budidaya Ikan Hiu Hias

Salam Mancing Mania Di bawah ini trik-trik yang dapat Anda lakukan untuk membudidayakan ikan hiu di akuarium!

Salam Mancing Mania 1. Persiapan Media Pemeliharaan

Media pemeliharaan yang digunakan kali ini berupa akuarium. Idealnya, akuarium yang dipakai memiliki dimensi yang berukuran minimal 180 x 70 x 70 cm. Selanjutnya, akuarium ini dipasangi peralatan aksesori akuarium menyerupai aerator dan filter.

Salam Mancing Mania 2. Pengisian Akuarium dengan Air

Akuarium cukup diisi dengan air tawar ber-pH normal mengingat ikan yang cocok dipelihara sebagai ikan hias merupakan ikan hiu air tawar. Kapasitas air yang diharapkan cukup memenuhi 3/4 dari total volume akuarium. Sebelum dituangkan ke akuarium, alangkah baiknya jikalau air tersebut didiamkan terlebih dahulu selama 24 jam semoga kotoran-kotorannya mengendap.

Salam Mancing Mania 3. Pengadaan Bibit Ikan Hiu

Bibit ikan hiu hias biasanya didatangkan dari Lampung dan Kepulauan Bangka. Harga bibit ini bervariasi tergantung ukuran, usia, dan keindahannya. Rata-rata harga bibit ikan hiu yang berukuran 50-60 cm dibandrol sekitar Rp 600 ribuan/ekor. Beda lagi jikalau Anda mengimpor bibit ikan hiu dari luar negeri, harganya mampu mencapai jutaan rupiah.

Salam Mancing Mania 4. Perilisan Ikan ke Akuarium

Sebelum dilepaskan ke akuarium, bibit ikan hiu yang telah Anda beli harus dikondisikan sedemikian rupa terlebih dahulu supaya dapat mengikuti keadaan dengan baik. Caranya yakni masukkan ikan hiu yang masih berada di kantong plastik ke akuarium selama 15-30 menit. Setelah itu, kubangi kantong plastik secukupnya sebagai jalur keluar ikan. Biarkan ikan hiu keluar sendiri dari kantong plastik. Setelah ikan tampak tenang, Anda mampu mengambil sisa kantong plastik tadi secara hati-hati.

Salam Mancing Mania 5. Pemeliharaan Air di Akuarium

Ikan hiu tidak terlalu membutuhkan air yang senantiasa dalam kondisi bersih. Malahan ikan ini hobi memakan lumut yang tumbuh di permukaan akuarium adegan dalam. Makara Anda boleh mengganti air akuarium setia 2-3 bulan sekali. Di samping itu, Anda perlu memastikan air di akuarium mempunyai arus yang tiga kali lebih berpengaruh daripada akuarium kebanyakan.

Salam Mancing Mania 6. Pemberian Pakan yang Tepat

Tak perlu resah dalam memilih pakan yang sempurna untuk akuarium. Sebab ikan karnivora ini umumnya doyan dengan segala macam daging. Sebagai makanan pokok, Anda mampu menunjukkan pakan berupa ikan mas anakan atau udang dengan frekuensi dua kali sehari. Agar tidak bosan, pakan tersebut mampu divariasikan dengan jenis daging-dagingan yang lain menyerupai pelet, cacing, jangkrik, daging ayam, dan katak.

Advertisements

Simak Panduan Budidaya Belut di Dalam Drum

Butuh panduan untuk membudidayakan belut di dalam drum? Belut (Monopterus albus) merupakan ikan air tawar yang memiliki bentuk badan memanjang dan mirip ular. Selain karena rasanya yang enak, belut disukai karena mengandung gizi yang banyak.

Di balik harganya yang relatif mahal, ternyata belut cukup mudah untuk dibudidayakan. Bahkan proses pemeliharaan belut mampu dilakukan dengan menggunakan drum-drum bekas. Tentu saja peluang bisnis ikan ini masih terbuka lebar mengingat seruan pasar akan belut semakin meningkat.

Butuh panduan untuk membudidayakan belut di dalam drum Simak Panduan Budidaya Belut di Dalam Drum

Salam Mancing Mania Langkah 1 : Persiapan Media Pemeliharaan

Sesuai judul di atas, media pemeliharaan yang dipakai kali ini untuk membudidayakan belut yaitu drum. Selanjutnya drum diisi dengan jerami setinggi 50 cm di lapisan yang paling dasar, lalu mikro organisme starter sebanyak 1 liter, kemudian kompos setebal 5 cm, serta lapisan teratas berupa campuran lumpur kering setinggi 25 cm dan pupuk TSP sejumlah 5 kg. Setelah media-media tadi tersusun semuanya, berikutnya masukkan air ke dalam drum hingga mencapai ketinggian 15 cm dari permukaan media teratas.

Salam Mancing Mania Langkah 2 : Penanaman Eceng Gondok

Drum sebagai daerah pemeliharaan belut juga perlu ditanami dengan eceng gondok. Tumbuhan ini berkhasiat sebagai daerah persembunyian belut biar terhindar dari stres. Selain itu, eceng gondok juga berkhasiat untuk menjaga kestabilan suhu udara di dalam drum yakni sekitar 26-28 derajat celcius. Selanjutnya media pemeliharaan belut ini didiamkan selama 2-4 ahad sembari menunggu eceng gondok tumbuh serta dipenuhi oleh jentik nyamuk, zooplankton, cacing, dan jasad-jasad renik.

Salam Mancing Mania Langkah 3. Pemasangan Shading Net

Shading net merupakan atap non-permanen berupa jaring-jaring penutup. Shading net berfungsi untuk menghalangi pancaran sinar matahari sehingga intensitasnya berkurang. Penghalang ini dipasang dengan jarak tertentu di atas bak sehingga tidak mengganggu proses perawatan belut ke depannya.

Salam Mancing Mania Langkah 4. Perilisan Bibit Belut

Bibit belut yang dipakai harus berasal dari daerah yang terang biar kualitasnya mampu diketahui. Bibit dipilih yang memiliki kondisi sehat, normal, dan lincah. Di dalam setiap drum, kita mampu memasukkan bibit belut sebanyak 200 ekor.

Salam Mancing Mania Langkah 5. Pemberian Pakan

Pemberian pakan dilakukan minimal sekali per hari terutama pada ketika sore hari. Pakan yang diberikan wajib dalam kondisi hidup contohnya anakan ikan mas, ikan cetol, bekicot, keong, belatung, ikan wader, ikan impun, cacing tanah, dan udang. Sesekali boleh memperlihatkan pelet dengan dosis 5% dari total bobot yang diperlukan untuk memacu pertumbuhan belut-belut yang dipelihara. Ingat, belut mempunyai sifat kanibalisme sehingga Anda harus memastikan belut-belut yang dipelihara selalu merasa kenyang biar tidak saling memangsa satu sama lain.

Salam Mancing Mania Langkah 6. Peningkatan Nafsu Makan

Ada kalanya beberapa belut kehilangan nafsu makannya atas karena tertentu. Untuk mengatasi duduk perkara ini, Anda mampu memperlihatkan ramuan temulawak (Curcuma xanthorhiza). Caranya ialah tumbuk temulawak sebanyak 200 gram hingga halus. Kemudian campurkan dengan air sejumlah 1 liter. Cairan temulawak ini lantas dituangkan ke dalam drum.

Salam Mancing Mania Langkah 7. Penjagaan Kondisi Drum

Mengingat belut termasuk binatang yang cukup sensitif terhadap habitatnya, Anda perlu mengkondisikan lingkungan di dalam drum supaya tetap ideal dihuni oleh belut. Usahakan tingkat keasaman air di dalam drum selalu berada di kisaran pH 5-7. Begitupun ketika cuaca terik, disarankan untuk menciptakan hujan buatan memakai selang air.

Salam Mancing Mania Langkah 8. Pemanenan Belut

Proses panen belut biasanya mampu dilakukan pada waktu 3-4 bulan pemeliharaan. Hindari memanen belut ketika umurnya sudah mencapai 10 bulan karena sifat kanibalismenya sudah kian ganas. Pemanenan dilakukan dengan menangkap belut-belut dari drum pemeliharaan untuk selanjutnya dipindahkan ke tong distribusi khusus. Selanjutnya, belut-belut ini siap dijual ke para pengepul atau pribadi ke konsumen.

Simak Cara Budidaya Ikan Bandeng di Tambak

Apakah Anda membutuhkan panduan membudidayakan ikan bandeng di tambak? Ikan bandeng dikenal sebagai materi makanan yang mengandung kadar protein yang tinggi. Rasa dagingnya yang gurih dan nikmat juga turut mensugesti peningkatan undangan akan ikan herbivora ini saban tahunnya. Tujuan dari usaha pembudidayaan ikan bandeng ialah untuk menghasilkan ikan-ikan bandeng yang berbobot rata-rata 0,6 kg dalam waktu 5 sampai 6 bulan.

Apakah Anda membutuhkan panduan membudidayakan ikan bandeng di tambak Simak Cara Budidaya Ikan Bandeng di Tambak

Salam Mancing Mania A. Penyediaan Benih Ikan Bandeng

Penyediaan benih ikan bandeng yang paling baik dilakukan dengan sistem pembenihan di kolam-kolam khusus. Di antaranya meliputi kolam pematangan induk, kolam pemijahan, kolam pendederan, dan kolam pembesaran. Berikut ini langkah-langkah dalam menyediakan benih ikan bandeng berkualitas unggul.

Salam Mancing Mania Langkah 1. Pemilihan Ikan Indukan

Sudah menjadi diam-diam umum jika sifat indukan akan menurun kepada anakannya. Sehingga Anda perlu memilih ikan bandeng indukan yang bermutu terbaik. Ciri-ciri indukan ikan bandeng yang bagus antara lain sehat, berbentuk normal, kepalanya cenderung kecil, susunan sisiknya rapi, gerakannya lincah, dan berumur sekitar 4-5 tahun.

Salam Mancing Mania Langkah 2. Pemijahan Ikan Indukan

Proses pemijahan ini bertujuan untuk mengawinkan indukan ikan bandeng jantan dan betina. Perlu diketahui, proses pembuahan pada ikan terjadi di luar badan sehingga dibutuhkan kolam khusus untuk mendukung keberhasilan tahap ini. Setelah ikan jantan dan betina yang telah matang secara reproduksi dicampurkan di air, terjadilah proses pengeluaran sel sperma dan sel telur yang selanjutnya sel sperma tersebut akan membuahi sel telur.

Salam Mancing Mania Langkah 3. Penetasan Telur Ikan

Telur ikan bandeng akan menetas hanya dalam waktu 24-26 jam setelah proses pemijahan. Berikutnya, telur yang menetas ini akan berkembang menjadi larva. Larva ikan bandeng ini masih mempunyai cadangan makanan berupa kuning telur yang menempel ditubuhnya. Sehingga dukungan pakan pada ikan gres mulai dilaksanakan setelah umurnya mencapai 2 hari.

Salam Mancing Mania Langkah 4. Pemeliharaan Larva Ikan Bandeng

Kolam untuk pemeliharaan ikan bandeng perlu melalui proses pengapuran dan pemupukan terlebih dahulu. Hal ini dimaksudkan untuk memicu pertumbuhan plankton di kolam tersebut sebagai pakan alami larva ikan. Kemudian, larva-larva ikan bandeng yang sudah berumur 9 hari ini dipindahkan ke kolam pemeliharaan. Untuk mempercepat pertumbuhannya, larva ikan bandeng juga perlu diberikan pakan berupa tepung yang mengandung kadar protein 30% dan mineral penting. Pemeliharaan ikan bandeng ini dikerjakan dalam waktu 8 minggu.

Salam Mancing Mania B. Pembesaran Ikan Bandeng

Setelah melalui proses pendederan selama 8 minggu, proses selanjutnya ialah pembesaran ikan bandeng. Proses pembesaran ini dilakukan di kolam khusus berupa kolam pembesaran. Berikut ini langkah-langkah yang perlu dilaksanakan dengan tepat!

Salam Mancing Mania Langkah 1. Penyiapan Lahan untuk Tambak

Lahan yang telah dipilih sebagai daerah pembesaran ikan bandeng selanjutnya dicangkul dan dibalik untuk membuang senyawa dan gas berbahaya serta untuk memperbaiki struktur tanah. Mengingat habitat ideal ikan bandeng terletak di perairan yang ber-Ph 7 sampai 8, maka tanah juga perlu dikapur dengan takaran yang sesuai. Setelah itu, tanah juga perlu dipupuk semoga subur dan mengandung nutrisi yang melimpah. Pengisian air pertamakali dilakukan sampai ketinggiannya 10-20 cm untuk memicu pertumbuhan plankton. Setelah beberapa hari, air kembali dimasukkan ke kolam tersebut sampai memenuhi 3/4 dari total volume kolam.

Salam Mancing Mania Langkah 2. Pemindahan Larva Ikan Bandeng

Larva ikan bandeng sudah mulai boleh dimasukkan ke kolam pembesaran apabila jumlah plankton sudah cukup banyak. Hal ini ditandai dengan warna air kolam yang berkembang menjadi kehijau-hijauan sedalam 30-40 cm. Proses pemindahan harus dilakukan secara hati-hati dan pada waktu yang tepat. Pastikan ikan-ikan bandeng anakan ini mampu menyesuaikan diri dengan baik sehingga risiko tingkat kematiannya mampu diperkecil.

Salam Mancing Mania Langkah 3. Pemberian Pakan yang Benar

Seperti yang sudah kami sebutkan sebelumnya, bandeng merupakan ikan herbivora. Secara alami, ikan ini memakan lumut, ganggang, dan klekap. Namun untuk mempercepat pertumbuhannya, Anda juga perlu menunjukkan pakan buatan yang mengandung protein tinggi sekitar 25-30 persen. Pemberian pakan dilakukan 3-5 kali sehari sebanyak 5-7% dari berat ikan. Beberapa pakan alternatif yang kami rekomendasikan contohnya tepung kedelai dan bungkil kacang tanah.

Simak Dasar-dasar Cara Membudidayakan Ikan Wader

Ikan wader merupakan ikan air tawar yang mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Di Indonesia, ikan ini biasa dimanfaatkan untuk keperluan konsumsi. Rasanya yang gurih dengan tekstur renyah membuat sensasi masakan berbahan ikan ini tidak kalah daripada olahan ikan-ikan lainnya.

Permintaan pasar yang tinggi ditambah ketersediaannya yang tidak terlalu banyak mendorong harga ikan wader sekarang semakin mahal. Oleh alasannya itu, peluang budidaya ikan ini juga masih sangat terbuka lebar. Apalagi ikan wader dikenal pula memiliki daya tahan yang bagus dan mudah mengikuti keadaan dengan lingkungannya.

Ikan wader merupakan ikan air tawar yang mempunyai nilai ekonomis yang tinggi Simak Dasar-dasar Cara Membudidayakan Ikan Wader

Salam Mancing Mania Nah, bagi Anda yang penasaran dengan prosedur budidaya ikan wader, Anda mampu mengikuti langkah-langkah dari kami berikut ini :

Salam Mancing Mania 1. Penentuan Jenis Ikan Wader

Ada beberapa spesies ikan wader yang menguntungkan jikalau dipelihara karena memiliki harga yang terbilang tinggi. Di antaranya yaitu ikan wader pari (Rasbora argyrotaenia) dan ikan wader cakul (Puntius binotatus). Ciri-ciri ikan wader pari antara lain tubuhnya ramping memanjang, berwarna putih keperakan, dan ada garis horisontal warna biru di tengahnya. Sedangkan ikan wader cakul memiliki ciri-ciri yaitu postur tubuhnya gemuk, berwarna abu-abu kehijauan, dan ada bintik dua di pangkal siripnya.

Salam Mancing Mania 2. Pemilihan Ikan Wader Indukan

Perbandingan jumlah ikan wader yang ideal untuk dijadikan indukan antara pejantan dan betina ialah 1:3. Ikan wader jantan mempunyai badan yang lebih ramping, dilengkapi dua lubang kelamin, dan jikalau di-striping akan mengeluarkan sel sperma. Sementara itu, ikan wader betina memiliki postur badan yang membesar di bab perut, mempunyai tiga lubang kelamin, dan mengeluarkan sel telur dikala di-striping. Pastikan Anda memilih hanya indukan yang telah mengalami kematangan secara gonat semoga siap untuk dipijahkan.

Salam Mancing Mania 3. Persiapan Kolam Pemijahan

Kolam pemijahan perlu dikeringkan terlebih dahulu sebelum dapat digunakan. Tujuannya yaitu untuk menghilangkan bibit-bibit kuman dan kuman yang ada di dalam kolam tersebut. Dengan demikian, rangsangan wangi yang dikeluarkan oleh ikan-ikan wader indukan dikala akan melaksanakan pemijahan ini pun tidak mengalami gangguan dan dapat berjalan dengan lancar.

Salam Mancing Mania 4. Proses Pemijahan Ikan Wader

Ikan-ikan wader indukan kemudian dimasukkan ke dalam kolam pemijahan dengan jumlah yang sesuai dengan ukuran kolam. Proses pemijahan biasanya berlangsung selama 2 hari terhitung setelah ikan jantan dan ikan betina dipertemukan di kolam yang sama. Setelah proses pemijahan selesai, berikutnya ikan-ikan wader tersebut mampu dikeluarkan dari kolam pemijahan. Proses selanjutnya yaitu menunggu telur ikan wader yang dihasilkan tersebut menetas kira-kira dalam waktu 24 jam.

Salam Mancing Mania 5. Pemeliharaan Larva Ikan Wader

Larva ikan wader yang telah menetas dari telurnya tidak perlu pribadi diberi pakan karena masih memiliki cadangan makanan dari indung telurnya. Setelah cadangan tersebut mulai menipis, kurang lebih sekitar 6-10 jam, Anda mampu mulai memberikannya pakan. Pakan yang biasanya digunakan berupa kuning telur rebus dengan takaran menyesuaikan jumlah larva ikan.

Salam Mancing Mania 6. Pembesaran Ikan Wader

Ketika larva ikan wader sudah tumbuh sampai panjangnya mencapai 2-3 cm, ikan-ikan wader kecil ini dapat dipindahkan ke kolam pembesaran. Selama proses pembesaran, ikan wader diberikan pakan berupa ampas tahu dan pelet ikan. Jangan lupa mengganti separuh volume air kolam setiap 2 ahad sekali untuk menjaga kebersihan dan kesehatannya. Ikan wader gres mampu dipanen setelah rata-rata ukuran tubuhnya telah mencapai 10 cm.

Simak 5 Tips Budidaya Ikan Mujair yang Baik

Apakah Anda membutuhkan tips budidaya ikan mujair yang baik? Ikan mujair merupakan ikan air tawar yang biasanya dimanfaatkan untuk keperluan konsumsi. Karakteristiknya yaitu memiliki tubuh yang berbentuk pipih dan berwarna abu-abu, hitam, atau cokelat. Dengan tingkat pertumbuhan yang cukup tinggi, ikan mujair sangat diminati oleh para petani untuk dibudidayakan.

Media pemeliharaan yang sering dipakai untuk membudidayakan ikan mujair ialah kolam terpal. Selain biayanya relatif murah, pembuatan bak terpal juga mudah dilakukan alasannya ialah konstruksinya yang sederhana. Selain itu, pemantauan terhadap kondisi ikan mujair di bak ini juga lebih gampang.

Apakah Anda membutuhkan tips budidaya ikan mujair yang baik Simak 5 Tips Budidaya Ikan Mujair yang Baik

Salam Mancing Mania Berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan dalam beternak ikan mujair :

Salam Mancing Mania 1. Persiapan Awal

Persiapan awal dilakukan dengan membangun bak terpal sebagai media pemeliharaan ikan mujair yang utama. Dasar bak sebaiknya dibuat dengan kemiringan 3-5 persen biar pengelolaan air bak menjadi lebih gampang dikerjakan. Air yang digunakan harus bersih, tidak tercemar, tidak beracun, dan tidak keruh. Usahakan supaya air di dalam bak tersebut terus mengalir dengan menyediakan akses air masuk dan keluar sehingga pertumbuhan ikan mujair lebih cepat. Adapun suhu air yang ideal untuk mendukung kehidupan ikan ini berkisar antara 20-25 derajat celcius.

Salam Mancing Mania 2. Persiapan Media

Sebelum bak terpal dipakai, Anda perlu melaksanakan pengapuran terlebih dahulu untuk mematikan bakteri dan penyakit yang ada di dalamnya. Dosis yang digunakan yaitu sebanyak 25-30 gram/m2. Selanjutnya bak juga harus diberikan pupuk kandang/kompos 50 gram/m2, urea 15 gram/m2, dan TSP 10 gram/m2. Tujuannya ialah meningkatkan produktivitas bak dan merangsang pertumbuhan tanaman air sebagai makanan alami ikan secara maksimal.

Salam Mancing Mania 3. Pilihan Pakan

Setelah ikan mujair sudah berukuran cukup besar, ikan perlu diberi pakan embel-embel untuk mempercepat pertumbuhannya. Pakan yang umum digunakan berupa tepung ikan 25 persen, tepung kopra 10 persen, dan dedak halus 65 persen. Dalam budidaya ikan mujair secara besar, disarankan pula memperlihatkan pelet yang mengandung protein 20-30 persen dengan dosis sebanyak 2-3 persen dari total populasi ikan di dalam kolam. Pakan embel-embel ini diberikan sebanyak 2-3 kali sehari ketika pagi dan sore hari.

Salam Mancing Mania 4. Pemberantasan Hama

Ada cukup banyak hama yang dapat menyerang ikan mujair. Di antaranya yaitu notonecta, larva cybister, kodok, ular, lingsang, dan burung. Untuk mengatasinya, Anda perlu memperlihatkan pagar pelindung di sekeliling bak guna mencegah hama-hama ini menjangkau area bak budidaya. Bisa juga dengan memasang perangkap untuk menangkap hama tersebut dan menyingkirkannya ke kawasan lain. Agar populasi hama di sekitar bak menurun bahkan musnah, pastikan Anda membersihkan area bak secara rutin dan membuang timbunan sampah yang berpotensi menjadi kawasan persembunyian hama.

Salam Mancing Mania 5. Pengentasan Penyakit

Ikan mujair juga tidak mampu terlepas dari potensi terserang penyakit, baik yang ringan dan berbahaya. Pada umumnya, penyakit-penyakit ikan mujair mampu diatasi dengan metode-metode antara lain memberikannya obat sesuai gejala, memisahkan ikan-ikan yang terjangkit penyakit, dan menghindari penebaran benih ikan secara berlebihan. Sedangkan upaya-upaya yang mampu dilakukan untuk pencegahannya yakni dengan mengatur kelancaran sirkulasi air kolam, memperlihatkan pakan secukupnya, mengeringkan bak setelah proses pemanenan, serta mencegah ikan-ikan pembawa bibit penyakit memasuki kolam.

Simak Inilah Kelebihan dan Kekurangan Kolam Terpal

Apakah kelebihan dan kekurangan dari kolam terpal? Ada banyak media yang dapat digunakan untuk memelihara ikan. Salah satu di antaranya ialah kolam terpal. Pada dasarnya, kolam terpal terbuat dari materi terpal plastik yang dibentuk sedemikian rupa sehingga bisa menampung air dalam jumlah yang cukup sebagai media pemeliharaan ikan.

Biasanya kolam terpal dipakai untuk mengembangbiakkan ikan air tawar. Ikan lele, ikan patin, sampai ikan gurame yang dibudidayakan di dalam kolam ini terbukti tidak berbau tanah sehingga lebih disukai oleh para konsumen. Selain itu, memelihara ikan di kolm terpal juga lebih praktis, pembuatannya relatif mudah, dan biaya yang dibutuhkan dalam pembangunannya pun tidak terlalu banyak. Jadilah kolam terpal kini cukup disenangi oleh para petani ikan lokal.

Salam Mancing Mania Lantas apa sajakah kelebihan dan kekurangan dari kolam terpal?

Apakah kelebihan dan kekurangan dari kolam terpal Simak Inilah Kelebihan dan Kekurangan Kolam Terpal

Salam Mancing Mania Di bawah ini kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh kolam terpal antara lain :

Salam Mancing Mania

  1. Ikan yang dibudidayakan di kolm terpal tidak berbau tanah sehingga lebih disukai oleh para konsumen. Bandingkan dengan memelihara ikan di kolam tanah atau kolam beton, di mana ikan di dalamnya sering berbau lumpur yang cukup tajam.
  2. Proses pembuatan kolam terpal terbilang sangat mudah. Dengan hanya bermodalkan kayu dan terpal, maka kolam yang layak untuk membesarkan ikan pun siap untuk digunakan.
  3. Karena tahap pembangunannya yang sederhana, pembuatan kolam terpal juga tidak terlalu banyak memakan biaya. Kaprikornus anggaran yang tersedia dapat dipakai untuk memaksimalkan perawatan dari ikan ini.
  4. Kolam terpal merupakan jawabaan bagi daerah-daerah yang tidak memungkinkan dibangunnya kolam tanah atau kolam beton. Misalnya di lingkungan pantai yang mengandung tanah berporous tinggi sehingga menyebabkan tanah tidak bisa menampung air.
  5. Suhu air di dalam kolam terpal lebih stabil. Hal ini dikarenakan adanya lapisan sekam yang terletak di bawah kolam terpal. Sekam padi tersebut bisa mempertahankan tingkat kelembaban tanah dengan baik.
  6. Saat tiba waktunya panen, ikan yang ada di kolam terpal juga mudah ditangkap. Selain karena ukuran ikan yang dipanen biasanya lebih kecil, air di kolam yang hanya mengandung sedikit lumpur turut andil pula terhadap akomodasi pemanenan ikan.
  7. Pembersihan dan pengeringan kolam terpal setelah proses pemanenan simpulan lebih gampang dan lebih cepat dilaksanakan. Daripada kolam tanah yang memerlukan waktu 2-7 hari, waktu yang dibutuhkan untuk mempersiapkan kolam terpal kembali hanya sekitar 1-2 hari.
  8. Dimungkinkannya kotoran yang menumpuk di dasar kolam terpal untuk disedot membuat kebersihan kolam senantiasa terjaga. Manfaatnya di sampin pertumbuhan ikan lebih optimal, padat tebar benih ikan di kolam tersebut pun lebih tinggi alasannya ialah ikan-ikan mau berenang di dasar kolam.
  9. Berkat pemantauan yang intensif, kolam terpal aman dari gangguan hama. Begitu pula dengan penyakit, ikan-ikan yang hidup di kolam ini relatif jarang terkena penyakit. Dengan kata lain kelangsungan hidup ikan yang dirawat di kolam terpal lebih baik.

Salam Mancing Mania Sementara itu, kekurangan-kekurangan dari kolam terpal di antaranya :

Salam Mancing Mania

  1. Sayangnya kolam terpal rawan mengalami kebocoran. Beberapa penyebab bocornya kolam terpal antara lain permukaan benda yang bersudut lancip, kotoran dan makanan ikan yang menumpuk, serta serangan dari binatang pengerat.
  2. Terpal juga gampang rusak apabila terus-menerus mendapatkan terik matahari pribadi dan curah hujan yang tinggi. Alhasil terpal pun harus diganti sebelum waktunya.
  3. Rata-rata usia pakai kolam terpal ialah 2 tahun, jauh kebih singkat daripada penggunaan kolam tanah dan kolam beton yang dapat mencapai puluhan tahun.
  4. Ikan yang dipelihara di kolam terpal tidak bisa tumbuh sebesar dan secepat ikan yang dibudidayakan di kolam tanah. Pasalnya, ikan tersebut kekurangan ion-ion penting yang diharapkan oleh badan untuk mendukung pertumbuhannya. Hal ini tidak berlaku apabila petani rutin menawarkan materi mineral komplemen ke dalam kolam terpal.
  5. Kolam terpal kerap mengeluarkan bacin yang menyengat. Minimnya basil yang berada di kolam terpal menimbulkan proses pembusukan sisa pakan dan kotoran ikan berlangsung lebih lama.

Simak 5 Pilihan Makanan Ikan Lele selain Pelet

Bingung menunjukkan makanan ikan lele selain pelet? Untuk menekan biaya prosuksi budidaya ikan lele, salah satu caranya ialah melalui pemilihan pakan yang tepat. Suatu pakan bisa dikatakan berkualitas cantik apabila dapat mempercepat pertumbuhan ikan lele. Kendati pelet mempunyai kemampuan yang demikian, sayangnya harga pelet di pasaran terhitung cukup mahal terutama bagi para petani ikan lele dalam skala kecil.

Guna mengatasi permasalahan tersebut, disarankan untuk melaksanakan penggantian pakan dari pelet ikan ke pakan lain yang lebih murah tetapi kualitasnya masih setara. Tidak mudah memang menemukan pakan lele dengan manfaat yang demikian. Namun ternyata, ada lho beberapa makanan yang bisa dijadikan sebagai sumber nutrisi alternatif bagi ikan lele.

Bingung menunjukkan makanan ikan lele selain pelet Simak 5 Pilihan Makanan Ikan Lele selain Pelet

Salam Mancing Mania Jika Anda tertarik, cobalah melaksanakan serangkaian ujicoba terhadap beberapa saran makanan di bawah ini :

Salam Mancing Mania 1. Ampas Tahu

Ampas tahu merupakan limbah yang tersisa dari proses produksi tahu. Daripada terbuang tercuma, tidak ada salahnya Anda menunjukkan makanan yang kaya akan protein ini ke ikan lele. Campurkan 5 kg ampas tahu, 5 kg dedak halus, 1 kg tepung ikan, 1 liter tetes tebu, 200 ml probiotik, dan 2 sdm ragi tempe. Kemudian aduk sampai bahan-bahan ini tercampur rata. Simpan campuran ampas tahu tersebut di dalam wadah yang tertutup selama 5 hari.

Pakan ini bisa diberikan eksklusif kepada ikan-ikan lele dengan membentuknya menjadi butiran-butiran dahulu. Sebaiknya berikana makanan ini ke ikan yang sudah berusia di atas 1 bulan dengan ukuran 5-7 cm. Jumlah pakan yang diberikan yaitu 5% dari tingkat kepadatan ikan lele setiap pagi atau siang hari.

Salam Mancing Mania 2. Dedak Bekatul

Dedak bekatul yang biasanya digunakan sebagai makanan bagi unggas pun dapat diberikan ke ikan lele alasannya yaitu mengandung nutrisi yang lengkap. Untuk membuat makanan ikan dari dedak bekatul, caranya campurkan 5 kg dedak bekatul, 5 sdm garam dapur, 5 liter air bersih, dan minyak sayur secukupnya. Penambahan 2,5 kg pelet ikan bersifat opsional untuk menambah daya tarik pakan sehingga ikan lele lebih tertarik melahapnya.

Bahan-bahan di atas kemudian direbus di dalam panci selama kurang lebih 1 jam. Selama proses perebusan, jangan lupa terus mengaduknya supaya tercampur rata dan tidak lengket. Dinginkan hasil rebusan ini selama semalaman. Keesokan harinya, makanan ikan lele ini dibentuk menjadi bulatan supaya mudah dalam memberikannya. Pemberian olahan dedak bekatul ini dapat dilakukan dua kali setiap hari pada malam dan siang hari.

Salam Mancing Mania 3. Kotoran Unggas

Pembudidayaan ikan lele juga dapat dilakukan dengan sistem tumpang sari. Anda bisa meletakkan sangkar unggas di atas bak ikan lele. Hal ini dimaksudkan supaya kotoran unggas bisa otomatis masuk ke dalam bak ikan lele sehingga meningkatkan kesuburannya. Kondisi bak yang semakin subur ini akan memicu pertumbuhan mikroba-mikroba sebagai makanan alami ikan lele. Unggas yang telah mati juga dapat diberikan kepada ikan lele dengan memotong-motongnya terlebih dahulu.

Salam Mancing Mania 4. Keong Mas

Keong mas merupakan hama tanaman padi yang banyak dijumpai di area persawahan. Usut punya usut, daging keong mas ternyata mempunyai kandungan lemak, protein, dan mineral yang tinggi. Anda bisa memanfaatkan binatang ini sebagai sumber nutrisi ikan lele yang bagus. Cukup dengan mengeluarkan daging keong mas dari cangkangnya, lalu potong menjadi ukuran yang lebih kecil. Anda bisa menunjukkan makanan ini kepada ikan lele dalam jumlah yang cukup.

Salam Mancing Mania 5. Ulat/Belatung

Tahukah Anda, kadar protein yang tersimpan di dalam ulat/belatung terbilang tinggi lho. Makara Anda bisa menggunakannya untuk mempercepat pertumbuhan ikan lele. Untuk mengundang tumbuhnya belatung, Anda bisa mengisi wadah dengan ampas tahu dan air. Kemudian tutup dengan daun pisang dan letakkan di kawasan yang lembap. Setelah 5-7 hari berlalu, bisa dipastikan di wadah tersebut sudah berkumpul puluhan belatung yang siap Anda berikan ke ikan lele.